Pendidikan

Persiapkan Mahasiswa Semester 7 Hadapi Tantangan Artikel Ilmiah, Ketua SALUT Unit 2 HMPTI Tulang Bawang: Jangan Tunggu Kalang Kabut

Tulang Bawang, Lensa Media – Ketua Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Unit 2 HMPTI Tulang Bawang, Suryo Wiyoto, S.Pd., memberikan arahan strategis terkait peran SALUT dan tantangan akademik yang akan dihadapi mahasiswa Universitas Terbuka (UT), khususnya bagi mereka yang akan memasuki semester akhir.

​Dalam wawancara eksklusif bersama Lensa Media, Suryo memaparkan kompleksitas struktur organisasi UT yang berpusat di Tangerang Selatan hingga ke daerah. Di Lampung sendiri, UT Bandar Lampung menaungi lebih dari 80 SALUT yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

​”Kewenangan kami di SALUT memang terbatas pada aspek administratif dan registrasi sekitar satu persen. Namun, kami memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung program ‘1 Juta Mahasiswa’ yang dicanangkan UT Pusat. Saat ini di Lampung baru tercapai sekitar 28.000 mahasiswa, sehingga tugas utama kami adalah terus mendongkrak angka partisipasi pendidikan tinggi di daerah ini,” ujar Suryo.

Sorotan pada Penulisan Artikel Ilmiah
​Memasuki poin krusial mengenai pembelajaran, Suryo menaruh perhatian khusus pada mata kuliah Karya Ilmiah atau Artikel Ilmiah. Ia mengimbau mahasiswa yang akan menginjak semester 7 untuk mempersiapkan diri jauh-jauh hari.

​Menurutnya, penulisan artikel ilmiah sering kali dianggap sebagai momok yang menakutkan karena prosesnya tidak melalui ujian tertulis (UAS), melainkan melalui bimbingan Tutorial Web (Tuweb) dan penilaian sistem.

​”Untuk mahasiswa yang akan masuk semester 7, saya minta tolong persiapkan diri dari sekarang. Jangan menunggu perkuliahan dimulai baru sibuk. Mulailah banyak browsing di Google atau cari tutorial di YouTube tentang cara menulis artikel ilmiah yang benar sesuai pedoman UT,” tegasnya.

​Suryo menjelaskan bahwa persiapan dini sangat penting agar mahasiswa memiliki pemahaman dasar sebelum berhadapan dengan dosen pembimbing atau tutor.

​”Tujuannya supaya saat mulai bimbingan, mahasiswa sudah mengerti dasarnya dan tidak ‘kalang kabut’ saat berkomunikasi dengan dosen. Jika sudah ada persiapan, proses diskusi akan lebih lancar dan hasilnya maksimal,” tambahnya.

Tantangan Sistem dan Plagiarisme
​Lebih lanjut, Suryo menjelaskan bahwa sistem penilaian artikel di UT sangat ketat karena menggunakan aplikasi pendeteksi plagiarisme global seperti Turnitin dan Drillbit. Ia tidak menampik adanya kendala teknis yang terkadang terjadi pada sistem tersebut, namun hal itu merupakan kebijakan dan otoritas pusat.

​”Penilaian dilakukan oleh sistem dan akun tersebut dikelola secara profesional. Kami di SALUT tidak bisa mengintervensi nilai sedikitpun. Tugas kami adalah menjembatani keluhan mahasiswa melalui Penanggung Jawab Wilayah (PJW) dan membantu mereka menavigasi lebih dari 200 aplikasi yang ada di ekosistem digital UT,” jelasnya.

​Menutup wawancara, Suryo menekankan bahwa kesuksesan mahasiswa UT sangat bergantung pada kemandirian dan kesabaran dalam mengikuti prosedur aplikasi yang kompleks. Ia berharap dengan persiapan yang matang sejak semester 7, tingkat kelulusan mahasiswa di wilayah Tulang Bawang dapat terus meningkat dan berkontribusi pada kemajuan SDM di Provinsi Lampung.(HANDRI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LENSA MEDIA adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp. 085267923352
E-mail : redaksi.lensamedia@gmail.com

STATISTIK PENGUNJUNG

To Top