Mesuji,www.lensamedia.net – Lagi-lagi, kejadian pembacokan oleh orang tidak dikenal di Desa tunggal jaya simpang d register 45 ,kabupaten Mesuji yang bersebelahkan dengan Kecamatan Wayserdang.
Belum diketahui penyebab pelaku membabi buta membacok korban Andisifa umur 50 tahun, sebanyak tiga kali hingga terkapar, yang disaksikan langsung oleh anak kandung korban yang bernama Intan(20).
“Intan, mengungkapkan Sekitar pukul 09.00 WIB, awalya bapak saya hendak pergi ke kebun,tiba- tiba pelaku berhenti di depan rumah, dan langsung menebaskan golok ke bagian dada pinggang dan perut bapak Saya hinga tak berdaya dan belumuran darah” ucapnya.
Saya dan ibu saya lalu berteriak meminta tolong dan bapak saya langsung saya bawa ke klinik Penawar Medical, di Simpangpenawar, Kabupaten Tulangbawang,”Ujar Intan Kepada Media Sabtu 29/09/18.
Kemudian, selang beberapa menit setelah kejadian, Aparat Kepolisian Polres Mesuji datang.
“Kami sedang mendalamkan kasus pembacokan ini, saya minta untuk masyarakat jangan mengambil tindakan apa pun, biar kami yang bertindak dan cari pelaku pembacokan itu,”Pinta Kasat Intel Polres Mesuji IPTU Dedi saat ditempat kejadian perkara.
Dari Pantauan Awak Media keadaan masih belum sepenuhnya kondusif, terlihat masih banyak masyarakat yang berkumpul karena kejadian tersebut . Pada pukul 11.00 WIB.media telah menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia.
‘Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo melalui saat di konfirmasi melalui via telpon seluler mengatakan, benar korban telah Meninggal dunia, motif pelaku melakukan pembacokan itu belum kita ketahui, dugaan sementara masalah sengketa lahan, karna pelaku adalah tetangga korban, berinisial (WS) karena saat pagi korban dan pelaku masih ngobrol, anggota kami sedang mengejar pelaku, dan sebanyak 25 anggota telah stanby di TKP, dan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi, serahkan sepenuhnya kepada kami,”Jelas Kapolres Mesuji.. (arif)

