Lampung Selatan,www.lensamedia.net – Sempat menuai kritik karena memasang plang proyek di pohon mangga, CV. Batin Alam bergerak cepat memperbaiki kesalahan tersebut. Proyek rekonstruksi Jalan Karang Pucung–Sumber Agung (R.131) senilai Rp2,99 miliar, yang sebelumnya menjadi sorotan, kini papan informasinya telah berdiri tegak sesuai aturan.
Sebelumnya, warga Desa Way Sulan dibuat heran dengan penempatan plang proyek yang menempel di pohon mangga di pinggir jalan desa. Proyek yang didanai APBD 2025 dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender ini, dianggap kurang memperhatikan aspek administrasi publik dan estetika lingkungan.
“Dari hal kecil seperti papan proyek saja sudah disepelekan, bagaimana dengan kualitas pekerjaannya nanti?” ujar salah satu warga yang sempat mempertanyakan profesionalitas pelaksana proyek.
Namun, pantauan terkini di lokasi menunjukkan perubahan signifikan. Papan informasi proyek milik CV. Batin Alam kini terpasang dengan tiang kayu berdiri tegak di sisi jalan, sehingga mudah terlihat oleh masyarakat tanpa melanggar aturan lingkungan.
Warga pun mengapresiasi langkah cepat perbaikan tersebut. “Alhamdulillah sekarang sudah sesuai aturan. Harapan kami, pekerjaan jalannya juga bisa selesai tepat waktu dan berkualitas,” ujar salah satu warga yang kini merasa lega.
Dengan perbaikan ini, masyarakat berharap kejadian serupa tak terulang di proyek lain di wilayah Way Sulan. Transparansi dan kepatuhan terhadap aturan adalah kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.
Ruang News Indonesia terus memantau perkembangan pembangunan di seluruh pelosok negeri. Keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat adalah fondasi utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan.

