Lampung Selatan,www.lensamedia.net – Aksi menakutkan dilakukan oleh pencuri yang meninggalkan sebuah golok setelah menggeledah rumah milik korban
dan mengambil barang berupa Gas Elpiji dan sebuah tas,Sabtu malam Minggu, 8/11/25, sekitar jam. 21:00 wib.
Peristiwa menakutkan ini terjadi di rumah salah seorang warga dusun Tri Tunggal, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Kabupaten lampung selatan.
Korban menuturkan bahwa setelah barang miliknya dicuri, anak korban memergoki pelaku dan aksi kejar kejaran terjadi lalu anak korban menemukan senjata tajam (sajam) berupa sebuah golok gagang warna coklat tergeletak di atas lantai rumah milik korban.
“Pelaku membawa Sajam berupa Golok gagang coklat. Dipastikan Golok itu dibawa oleh pencuri saat ia melakukan aksinya,” tutur korban bernama Mursalin itu saat dihubungi Lensamedia. net, Minggu 9/11/2025, pkl. 8.00 pagi
“Barang yang hilang berupa satu buah gas dan tas. Kalo nilai kerugian memang tidak seberapa tapi aksi pencurian ini sangat mengerikan membawa senjata tajam Golok,” jelas dia
Saat pencuri itu masuk ke rumah, korban sama sekali tidak mengetahuinya karena pintu dan jendela dalam kondisi terkunci.
“Saya tidak tau dia bisa masuk sampai ke dalam Rumah. Karena posisi semua pintu dan jendela di kunci Rapat dan setelah dia masuk rumah di ketahui oleh anak saya, terus pergi dan salah satu pintu rumah saya dibiarkan terbuka, sempet di kejar oleh warga” ujarnya.
Kasus ini merupakan hal pertama yang dialami oleh korban selama ia berada di dusun tri tunggal.
“Pendapat saya Pribadi, karena ini adalah kejadian pertama kali yang saya alami selama saya tinggal di sini, saya Syok sekali, dia nekat apalagi bawa sajam. Sajam itu dia gunakan mungkin untuk perlindungan dirinya, bila berhasil dipergok,” lanjutnya
“Saya bersyukur dan anggota rumah masih aman dari jangkauan (Sajam) Pelaku,” sambung korban dengan nada tampak panik.
“Pelaku masih berkeliaran, dan saya rasa dia tidak sendiri. Tetap waspada, mereka ada disekitar kita. Tidak kenal waktu, mau Pagi siang atau malam. Apa lagi kita yang tinggal di daerah yg masih Minim CCTV.
(Aceng)

