Pringsewu,www.lensamedia.net– Kabupaten Pringsewu terus mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah rujukan pendidikan di Provinsi Lampung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM).
Hal itu disampaikan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) di Graha KH Ahmad Dahlan, Komplek UMPRI, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Selasa (13/1/2026).
Menurut Bupati, UMPRI sebagai salah satu perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di Kabupaten Pringsewu, khususnya dalam mencetak tenaga-tenaga terampil dan siap bersaing.
“Namun kontribusi tersebut perlu terus diiringi dengan peningkatan kualitas akademik. Salah satunya melalui kegiatan KKN, agar lulusan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Riyanto.
Ia menegaskan, KKN bukan sekadar program pengabdian, tetapi juga menjadi sarana pendidikan dan penelitian. Melalui KKN, mahasiswa didorong untuk memahami, menganalisis, dan menggali potensi yang ada di tengah masyarakat, sekaligus memberikan solusi atas berbagai persoalan secara kritis dan aplikatif.
“Program KKN idealnya dilaksanakan secara kolaboratif antara pemerintah, akademisi, pihak swasta, dan unsur masyarakat. Dengan begitu, kegiatan ini dapat lebih terarah dan memberi manfaat optimal,” katanya.
Riyanto berharap KKN menjadi pengalaman belajar yang mampu menjembatani konsep akademik dengan realitas kehidupan masyarakat. Sejalan dengan tema ‘Mahasiswa UMPRI Mengabdi: Kolaborasi Lintas Disiplin untuk Masyarakat Berdaya, Sehat, Cerdas, dan Berkemajuan’, ia optimistis KKN dapat mendorong akselerasi pembangunan di daerah.
Sementara itu, Rektor UMPRI Ns. Arena Lestari, M.Kep., Sp.Kep.J., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran atas kepercayaan yang diberikan kepada UMPRI untuk melaksanakan KKN di wilayah tersebut.
“Kami berharap 613 mahasiswa UMPRI yang akan melaksanakan KKN selama satu bulan di 38 pekon atau desa pada empat kecamatan di Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran dapat membawa nilai-nilai kebaikan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Acara pelepasan mahasiswa KKN UMPRI ini turut dihadiri Bupati Pesawaran Nanda Indira yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Chabrasman, S.T., Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Dra. Titik Puji Lestari, sejumlah kepala perangkat daerah dari Pemkab Pringsewu dan Pemkab Pesawaran, para camat, serta jajaran civitas akademika UMPRI… (*)

