Lensa Daerah

Menghadapi Bulan Romadhan Stok LPG Masih Stabil

Tanggamus, www.lensamedia.net  – Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tanggamus belum bisa mengambil kesimpulan adanya kelangkaan LPG saat jelang ramadhan dan hari raya idul fitri mendatang. Sehingga segala bentuk langkah antisipatif akan dilakukan pemkab, demi menghindari kelangkaan stok LPG.

Pasalnya, untuk kuota Liquified Petroleum Gas (LPG) tiga kilogram (kg) tahun 2017 di Tanggamus, sebanyak 9.184 Metrik Ton (MT). Atau jika dikonversikan dalam satuan tabung, yaitu sebanyak 3.061.324 tabung ‘melon’.

Kasubbag Produksi Daerah Bagian Perekonomian Setda Tanggamus, Irhamsyah Kundo mengatakan, dari kuota 9.184 MT selama tahun ini, sebanyak 2.281,44 MT lebih sudah terserap.”Kami belum bisa menyimpulkan, apakah penyerapan kuota LPG Tanggamus tahun ini, lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan tahun (2016) lalu. Karena kan ini baru caturwulan 2017. Kalau realisasi kuota tahun 2016, sebesar 8.657 MT atau sebanyak 2.285.680 tabung,” ujar Irhamsyah, (2/5) kemarin.

Lebih lanjut Irhamsyah mengatakan, soal antisipasi terjadinya kelangkaan stok elpiji 3 kg ketika awal puasa dan menjelang Idul Fitri, Bagian Perekonomian Setda Tanggamus sudah punya langkah-langkah pencegahannya. Dan dari tahun ke tahun, langkah itu dirasa efektif mengatasi situasi di lapangan.
“Salah satu langkah (antisipatif) adalah Operasi Pasar (OP). Lokasi OP ditentukan bagi daerah yang mengalami kelangkaan. Sebelumnya sudah diajukan dulu ke Pertamina regulator dan distributor. Dari waktu ke waktu, OP ini terbukti efektif menekan kelangkaan LPG 3 kg saat awal puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri,” jelasnya.

Berdasarkan pemetaan Bagian Perekonomian, dia melanjutkan, biasanya kelangkaan LPG tabung melon, sering terjadi di wilayah Kecamatan Kotaagung dan Talangpadang. Meskipun OP adalah langkah taktis mengatasi kelangkaan LPG 3 kg, namun bukan berarti pemkab dipastikan menggelar OP.

“OP baru akan digelar, jika memang situasi kelangkaan sudah tak teratasi lagi. Artinya kami tetap melihat dan mempelajari dulu separah apa kondisi kelangkaannya. Kalau memang mengalami kelangkaan, kami akan ajukan OP. Tapi sampai sejauh ini masih aman tidak ada kelangkaan. Terkait regulasi harga eceran tertinggi (HET), kami masih pakai yang regulasi yang lama,” tandasnya. (man)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LENSA MEDIA adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp. 085267923352
E-mail : redaksi.lensamedia@gmail.com

STATISTIK PENGUNJUNG

Copyright © 2017 LensaMedia.net. All right reserved.

To Top