LensaNews

Presiden Warning Kepala Desa/Pekon Agar Mengelola Dana Desa Dengan Sebaik-baiknya Agar Tidak Di Salah Gunakan

Pringsewu,www.lensamedia.net – Temu petani Lampung bersama presiden RI Bapak Ir. H. Joko Widodo dihadiri sebanyak 14.000 lebih massa yang merupakan kelompok tani dan kelompok wanita tani dari 9 kabupaten se-Provinsi Lampung.
Kedatangan Jokowi disambut riuh oleh puluhan ribu masyarakat karena akhirnya bisa menatap secara langsung orang nomor 1 di Indonesia pada saptu 24/11/2018.

‘Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan bahwa masalah besar Indonesia bukan hanya di faktor ketahanan pangan, tetapi masalah pelik yang seringkali di hadapi oleh petani yakni sulitnya air.
padahal hujan sering, tapi memang waduk kita ini kurang, bendungan kita sedikit sekali hanya 231 bendungan dan waduk di seluruh Indonesia.

“Di China, lanjut Jokowi, memiliki 110 ribu waduk dan bendungan. Kemudian India memiliki 1500 waduk. Amerika 6100 bendungan. Dan Jepang memiliki 3000 bendungan dan waduk” ujarnya.

“Kalau sudah ada waduk kita memikirkan irigasi primer, sekunder dan tersier. Ini pekerjaan besar kita. Sehingga yang biasa setahun panen sekali bisa panen dua kali. Kita baru membangun 65 waduk yang kita kerjakan di Indonesia. Karena kita sudah puluhan tahun tidak membangun waduk dalam jumlah yg sangat besar,” bebernya.

‘Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengundang beberapa perwakilan petani untuk maju ke depan panggung. Ada perwakilan dari petani kopi, jagung, cokelat dan juga petani padi.

“Mereka di tanyai sekitar problem yang seringkali di hadapi petani di lapangan masalah sulitnya pupuk dan hasil panen, Alhasil jawaban dan pertanyaan dari audiens asal Pringsewu dan juga Lampung Barat mengundang tawa massa lainnya.

‘Presiden Jokowi juga mengingatkan/warning, agar kepala pekon/desa dalam mengelola dana desa dengan sebaik-baiknya jangan sampai masuk kantong pribadi untuk memperkaya diri sendiri, Jokowi menambahkan bahwa dana desa yang telah di gelontorkan di desa bukan jumlah yg kecil, tahun 2015 ada 20,7 triliun, tahun 2016 47 triliun, tahun 2017, 60 triliun, dan 2108 ada 67 triliun.

“Dengan dana desa itu  kita bisa membangun desa, Saya pesen, hati-hati menggunakan dana desa. Saya awasi lho. Mata-mata saya ada di mana-mana presiden juga mengingatkan agar masyarakat giat bekerja agar tidak kalah dengan negara-negara lain” pungkasnya..(yuda)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LENSA MEDIA adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp. 085267923352
E-mail : redaksi.lensamedia@gmail.com

STATISTIK PENGUNJUNG

To Top