Info Tulang Bawang

Lagi-Lagi Berulah! Dapur MBG Tri Tunggal Jaya Banjar Agung Kembali Panen Kecaman, Menu Lontong Plastik Jadi Sorotan

Banjar Agung Tulang Bawang, Lensa Media – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi penopang nutrisi siswa di wilayah Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang kini kembali berada di titik nadir kepercayaan publik. Dapur MBG Tri Tunggal Jaya Azzahra, yang beroperasi di bawah naungan Yayasan Siger Anugerah Nusantara Abadi, kembali menunjukkan performa yang jauh dari standar kelayakan dan profesionalisme.

Entitas penyedia ini seolah menutup mata dan enggan berbenah terhadap rentetan protes yang sebelumnya dilayangkan oleh orang tua wali murid di MI Miftahul Jannah Banjar Agung. Padahal, rekam jejak mereka sebelumnya sudah disorot tajam terkait dugaan manipulasi data serta buruknya kualitas pelayanan dari Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) tersebut.

Viral “Konsep” Lontong Plastik

Bukannya melakukan evaluasi menyeluruh, pihak yayasan justru kembali memicu kegaduhan publik melalui penyajian menu yang dianggap tidak praktis dan asal-asalan. Polemik terbaru ini mencuat dan menjadi perbincangan hangat setelah sebuah unggahan dari akun Facebook Hesti Haryani pada Rabu (04/03/2026) viral di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, Hesti mengekspresikan rasa kaget dan bingungnya saat mengeluarkan isi tas sekolah sang anak yang berisi paket makanan dalam wadah mika transparan. “MBG anak shalih … Kaget bgt liatnya baru dikeluarin dari tas sekolah ini gimana konsepnya,” tulis Hesti sembari merinci daftar isi menu yang terdiri dari satu bungkus lontong, ayam potong, tahu, dan enam butir kelengkeng yang semuanya dibungkus plastik secara terpisah.

Panen Sarkasme dari Warganet

Kondisi penyajian yang dianggap merepotkan anak-anak ini seketika memicu gelombang kritik pedas dari warganet. Akun Mbak Utea Utea secara lugas mempertanyakan cara mengonsumsi menu tersebut dengan komentar keheranan, “Ini gimana cara makanya?”.

Sindiran tak kalah tajam dilontarkan oleh Akun Uswatun Khasanah yang menilai penyedia seolah menyerahkan proses memasak akhir kepada wali murid di rumah dengan menuliskan, “Itu d suruh nyanten sendiri d rumah… Mi”.

Ironi pelayanan ini semakin terasa menyakitkan mengingat saat ini masyarakat sedang berada dalam suasana bulan puasa, sebagaimana disorot oleh akun Mely Rahmat yang menuliskan, “Astaghfirullah..bln puasa ya..emng bnrr2 MBG.. luar biasa dapur mna ni say”.

Bahkan, klaim teknis mengenai pemenuhan nutrisi pun tak luput dari serangan sarkasme melalui komentar akun El Waspeer yang menyindir, “walaupun seperti itu, takaran nutrisi, serat, karbo nya sudah saya hitung dengan kalkulator tan cos sin jadi anda harap tenang… kalo mau nambah japri aja, wkk nanti saya kirim shopee gofood”.

Kesaksian Eksklusif: “Ayam Sejempol dan Orek Sesendok”

Fakta miris di lapangan ternyata tidak berhenti pada keluhan di media sosial saja. Di hari yang sama, wartawan Lensa Media kembali menerima laporan langsung melalui pesan Messenger dari salah satu wali murid MI Miftahul Jannah, narasumber yang sebelumnya juga pernah membongkar kebobrokan layanan dapur MBG tersebut.

Wali murid tersebut mengirimkan bukti foto paket makanan yang identik secara konsep—semua dibungkus plastik terpisah di dalam mika— dengan porsi lauk yang sama memprihatinkan karena tidak ada buahnya. “Menu hari ini pak, saya ga bisa komentar apa apa.. Ya lucu aja. Ayam nya sejempol, orek nya sesendok, lontong nya aja yang gede,” keluhnya sambil melampirkan foto makanan yang dimaksud. Ia pun menambahkan kritik menohok bahwa kombinasi dan kelayakan menu tersebut sangat tidak masuk akal untuk dikonsumsi, “Ini orang dewasa aja bingung makan nya gimana, ga cocok, ga nyambung”.

Penyedia Bungkam Saat Dikonfirmasi

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan untuk meminta penjelasan dari pihak penyedia tidak membuahkan hasil. Saat dimintai tanggapan dan klarifikasi melalui pesan WhatsApp, Kepala SPPG Tri Tunggal Jaya Azzahra, Ultifa Azmi Nurwahida, memilih bungkam dan tidak memberikan respons apa pun terkait polemik menu yang dikeluhkan warga.

Sikap tertutup dari pihak pengelola dan rentetan bukti visual keluhan dari masyarakat ini semakin mengonfirmasi adanya masalah sistemik dalam pengelolaan Dapur MBG Tri Tunggal Jaya Azzahra. Hal ini memperkuat desakan agar instansi terkait segera turun tangan mengaudit total operasional Yayasan Siger Anugerah Nusantara Abadi, demi memastikan hak gizi anak-anak di Banjar Agung tidak sekadar menjadi formalitas proyek belaka.(HANDRI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LENSA MEDIA adalah portal berita online dengan ragam berita terkini, lugas, dan mencerdaskan.

KONTAK

Alamat Redaksi : Jl.Batin Putra No.09-Tanjung Agung-Katibung-Lampung Selatan
Telp. 085267923352
E-mail : redaksi.lensamedia@gmail.com

STATISTIK PENGUNJUNG

To Top