Tulang Bawang, Lensa Media – Wacana mengenai pemekaran wilayah di Kabupaten Tulang Bawang kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Hal ini dipicu oleh unggahan Arbain, Kepala Kampung (Kakam) Aji Mesir, melalui akun Facebook pribadinya pada Jumat (06/03/2026), yang secara terbuka mengusulkan pembentukan Kabupaten Tulang Bawang Timur.
Dorong Pemerataan Pembangunan
Dalam postingan yang diunggah hari ini, Arbain menekankan bahwa pemekaran merupakan langkah solutif untuk mempercepat pemerataan pembangunan di tingkat kecamatan dan desa. Menurutnya, ketergantungan pada APBD Tulang Bawang saat ini dinilai kurang maksimal karena adanya efisiensi anggaran dari pusat.
”Salah satu jalannya adalah apabila Kabupaten Tulang Bawang dipecah lagi. Agar pembangunan di setiap kecamatan dan desa bisa lebih cepat merata, serta anggaran APBD dari pusat bisa meng-cover pembangunan di masing-masing wilayah,” tulis Arbain dalam unggahannya.
Ia mengusulkan Kampung Aji Mesir (Umbul Mesir) di Kecamatan Gedung Aji sebagai calon ibu kota kabupaten baru tersebut. Lokasi ini dinilai sangat strategis karena dikelilingi oleh enam kecamatan penyangga, yakni Rawa Jitu Timur, Rawa Jitu Selatan, Penawar Aji, Rawa Pitu, Gedung Aji Baru, dan Penawar Tama.
Potensi Geografis dan Ekonomi
Arbain juga memaparkan sejumlah keunggulan teknis yang dimiliki Aji Mesir melalui unggahannya, di antaranya:
- Aksesibilitas: Diapit oleh jalan lintas nasional menuju Rawa Jitu dan Simpang Penawar, serta jalan provinsi menuju Rawa Pitu.
- Konektivitas Air: Berada di tepian Sungai Pidada yang memiliki akses langsung menuju Laut Jawa.
- Sektor Pariwisata: Sudah memiliki modal berupa Wisata Alam 21 dan Wisata Pelangi Alam Mesir.
Dukungan dari Legislatif dan Warganet
Gagasan yang diunggah pagi tadi langsung mendapat respons positif dari berbagai pihak di kolom komentar. Salah satunya datang dari akun Facebook Sutiyo SpdMpd, yang diketahui merupakan anggota Komisi III DPRD Tulang Bawang dan mantan Camat Gedung Aji Baru. Dalam komentarnya, ia menyatakan dukungan penuh untuk memperkuat usulan tersebut demi percepatan pembangunan di segala bidang.
Senada dengan hal tersebut, sejumlah netizen lainnya juga memberikan dukungan. Akun Facebook Heri Sujianto berkomentar bahwa pemekaran akan memperpendek rentang kendali pemerintahan, mengingat pusat pelayanan di Menggala saat ini dianggap terlalu jauh bagi masyarakat di wilayah timur.
Selain itu, akun Facebook Binton Sri Hartono Tono juga menyoroti potensi besar lainnya. Ia melihat peluang pembangunan dermaga kapal penumpang dan peti kemas di pelabuhan Tanah Merah jika pemekaran ini terealisasi. Menurutnya, hal ini akan memudahkan akses perdagangan menuju Pulau Jawa tanpa harus menempuh jarak jauh ke Pelabuhan Panjang atau Bakauheni.
Dukungan serupa juga datang dari akun Anton Sujarwo yang berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan niat baik tersebut.
Arbain berharap usulan yang viral dan mendapat dukungan luas dari warganet ini dapat menjadi bahan renungan serta pertimbangan serius bagi Bupati Tulang Bawang, Gubernur Lampung, hingga Presiden RI.(HANDR)


