Pringsewu,www.lensamedia.net – Ruas Jalan Kabupaten Pringsewu Lingkar Utara yang menghubungkan Pekon Bumi Arum ke Pekon Rejosari rusak cukup parah dan sangat memprihatinkan.
Pekon Bumi Arum yang terbagi menjadi 3 Dusun dan memiliki pabrik penghasil beras padi yang dimana masyarakatnya rata-rata sebagai petani juga yang mobilisasinya menggunakan jalan tersebut merasa terganggu.
Sekretaris Desa (Sekdes) Pekon Bumi Arum Tohirin, kepada lensamedia.net 3/3)2020 selsa mengatakan.
Setiap tahun hasil dari Musyawarah Dusun (Musdus) hingga sampai tingkat Musyawarah Kabupaten,(Murembang) terkait keluhan masyarakat kerusakan jalan di pekon bumi arum selalu kita sampaikan namun tidak terealisasi dan hanya di beri harapan kosong”ucapnya.
“Ruas jalan alternatif Kabupaten Pringsewu Lingkar Utara ini sudah 12 tahun rusak ” sehingga baik masyarakat setempat maupun pengguna jalan merasa kurang nyaman, bahkan seringkali terjadi kecelakaan tunggal yang diakibatkan sulitnya jalan untuk dilalui”, keluh Tohirin.
Tohirin meminta supaya Pemerintah Kabupaten melalui Dinas terkait dapat mendengar aspirasi yang disampaikan oleh Masyarakat di Pekon Bumi Arum terkait ruas jalan Kabupaten yang rusak.
“Kami sebagai Aparatur Pekon sudah mengadukan aspirasi masyarakat dan bila hal ini tidak kunjung terealisasi entah kepada siapa lagi Kami harus mengadu”tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu warga Novi, “disini jalan menuju ke Kantor Pekon Bumi Arum bertahun-tahun rusak Apalagi kita sering ke pekon mengurus surat-surat selalu khawatir, apalagi terkadang sering pengendara jatuh dari motor karena jalannya jelek menanjak apalagi sedang hujan jalan jadi banyak genangan air”, ungkap warga setempat….(Yuda)

